Bazar Relawan dan Potensi Kreatif Rakyat - II

Banyak potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Kebumen yang termasuk dalam kategori kerajinan. Selain pandan yang memang telah dikenal luas dan punya pangsa pasar khusus, ada kegiatan usaha kerajinan pengolahan limbah industri konveksi kaos dan sejenisnya menjadi beragam produk kesed berorientasi pasar ekspor oleh Mutiara Handycraft yang dikordinasikan oleh Ibu Irma Suryanti, sang pemenang SCTV Award 2012 dan beragam penghargaan baik lokal, nasional maupun internasional. Di samping memberdayakan kaum difable di sekitar Provinsi Jawa Tengah, beliau juga mengangkat derajat para buruh migran dan eks Penyandang Masalah Sosial dari berbagai wilayah. Dalam banyak hal, Mutiara Handycraft dapat dikategorikan sebagai pelaku wirausaha sosial yang cukup sukses. Realitas ini belum banyak diketahui oleh masyarakat luas, khususnya di luar Provinsi Jawa Tengah.

Oleh karena itu, dengan menggandeng Mutiara Handicraft baik di arena Bazar Relawan dan Potensi Kreatif Rakyat maupun dalam ruang Sarasehan Kewirausahaan Sosial yang akan menampilkan satu pelopor bidang ini di tingkat nasional yakni Yayasan Rumah Perubahan Prof. Dr. Rhenald Kasali, kegiatan multi event Karya Bakti untuk Negeri ini akan memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi akan hadir pula sosok Astri Sulastri Thalib dari Satgana Store Bekasi yang akan menggelar produk-produk busana unggulan yang telah dikenal luas di lingkungan PMI, maka kegiatan Bazar Relawan dan Potensi Kreatif Rakyat ini bukan sekadar label tanpa isi.  Sandingan yang cukup unik dari dua perempuan hebat diharapkan menampilkan kekhasan kegiatan yang akan digelar selama 6 hari di halaman depan Kampus STIKes Muhammadiyah Gombong tersebut.

Seni pertunjukan yang sangat mungkin dilakukan di lingkungan yang tenang adalah pentas teater dan parade baca puisi dari beragam komunitas yang ada di Kebumen dan sekitarnya. Demikian pula dengan beberapa potensi seni pertunjukan dari berbagai sekolah atau madrasah dan peguruan tinggi yang aktif melaksanakan kegiatan kepalangmerahan. Pentas seni pertunjukan ini adalah spontanitas. Panitia Pelaksana akan memfasilitasi ruang dan waktu yang sesuai dengan tujuan kegiatan maupun kondisi lingkungan sekitar.

Yang tak kalah seru dari kegiatan yang dirancang dan ditata-laksanakan sendiri oleh para sukarelawan PMI dari berbagai potensi ini adalah Pameran Fotografi dan Video Kepalangmerahan yang akan diselingi dengan kegiatan diseminasi oleh beberapa diseminator nasional dari berbagai provinsi yang hadir dalam kegiatan KBN 2014. Dengan jam terbang memadai dan teknik presentasi yang variatif, para penyebar gagasan mulia Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (Gerakan) akan menampilkan suasana yang sangat berbeda dari biasanya.

Potensi pengisi Bazar Relawan dan Potensi Kreatif Rakyat ini diprakirakan akan sangat beragam dan unik. Karena itu, Panitia Pelaksana akan menyediakan Angkringan Relawan yang di salah satu sudutnya dapat dipakai sebagai ajang negosiasi bisnis. Demikian pula tiga buah gazebo yang akan ditata sebagai tempat Lesehan Bisnis bagi yang menghendakinya. Hal ini sesuai dengan kebiasaan relawan PMI di lapangan bencana yang senantiasa mengaplikasikan pesan bijak dan kreatif “ tiada rotan, akarpun jadi”.  Suasana yang sangat mungkin tidak akan ditemukan di tempat dan suasana lain. Angkringan Relawan dirancang sebagai perpaduan antara subsektor kuliner (utama), kerajinan dan arsitektur dalam gaya rumah panggung berbahan dasar bambu.

Angkringan Relawan adalah media multi fungsi. Selain menjadi ajang kuliner yang akan menyajikan menu khas pada waktu tertentu, tempat lobbying bisnis, juga akan merupakan tempat bertukar ilmu maupun pengalaman antar peserta Bazar, sukarelawan maupun dengan berbagai pihak yang berkepentingan dengan kegiatan-kegiatan kepalangmerahan serta kewirausahaan. Meski relatif kecil, dengan penataan jadwal “pengisian” yang tertata diharapkan akan merupakan ajang unjuk inisiatif dan kreativitas, khususnya bagi peserta baik dari sekitar Kabupaten Kebumen maupun berbagai provinisi yang hadir di dalam kegiatan Karya Bakti untuk Negeri 2014.  


Posted in , , , , , , , , , , | Leave a comment

BAZAR RELAWAN DAN POTENSI KREATIF RAKYAT - I


Sesuai dengan Kerangka Acuan atau TOR (Term of Reference) kegiatan Karya Bakti untuk Negeri 2014 Komunitas Sosial Media SukaRelawan PMI “KampoengRelawan” di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, 11 – 17 Agustus 2014, Bazar Relawan dan Potensi Kreatif Rakyat adalah satu bagian penting dalam upaya mewujudkan misi Kewirausahaan Sosial bagi para sukarelawan PMI dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif masyarakat di Kabupaten Kebumen khususnya.

Dalam mewujudkan misi Kewirausahaan Sosial, Panitia Pelaksana selaku ujung tombak kegiatan ini berupaya optimal untuk menghadirkan suasana khas dalam penyelenggaraan bazar ini. Sebuah bazar yang dirancang dengan sedikit mungkin kebisingan yang biasanya menjadi daya tarik khusus sebuah keramaian semacam pasar malam mengingat tetangga dekat lokasi adalah sebuah rumah sakit. Sebagai pengganti kebisingan tersebut, di sekitar arena bazar akan dihadirkan Pameran Foto dan Video kepalangmerahan yang diantaranya diharapkan dapat memajang karya-karya kreatif sukarelawan PMI dalam aktivitas kebencanaan. Sumber utama karya kreatif ini adalah hasil lomba yang diselenggarakan oleh PMI Pusat yang kita mintakan softcopy-nya, kemudian direproduksi dan dipajang di sela kegiatan bazar.

Selain berasal dari hasil lomba di atas, Panitia Pelaksana juga mengundang partisipasi dari kegiatan kepalangmerahan yang dilaksanakan di Pangkalan PMR melalui kerjasama dengan Forum Guru Pembina PMR Kabupaten Kebumen. Inilah nilai tambah yang ingin kami tampilkan sebagai suasana khas tadi. Hal yang tak kalah menarik adalah pameran hasil karya kreatifitas sukarelawan PMI yang dijaring melalui kegiatan Lomba Karya Lukis tingkat Mula (SD/MI) dan Karya Tulis tingkat Madya (SMP/MTs) se Kabupaten Kebumen serta Karya Kriya tingkat Wira (SMA/SMK/MA) se eks Karesidenan Kedu dan Banyumas. Sementara itu, untuk tingkat universitas atau perguruan tinggi. Panitia Pelaksana juga menyelenggarakan Lomba Nge-Blog (Blogging) yang akan menampilkan 10 besar nominasi  lomba untuk seluruh wilayah Indonesia.

Penggabungan konsep bazar, pameran, lomba dan sarasehan ini mungkin bukan hal pertama dilakukan di Kabupaten Kebumen. Tetapi dengan konsep diseminatif, suasana khas bazar diharapkan dapat terwujud. Apalagi Pemerintah Kabupaten Kebumen juga telah mencanangkan program diseminasi ekonomi kreatif sebagaimana dapat dilihat di situs resmi yang beralamat di http://www.kebumenkab.go.id .Dukungan untuk mendiseminasikan potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Kebumen juga dalam rangka menguatkan upaya yang telah dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Kebumen yang telah menyelenggarakan lomba Risey Unggulan Daerah 2013, khususnya untuk sub tema OVOP Kerajinan Pandan.  

Bazar relawan akan menampilkan beberapa aktivitas kewirausahaan yang telah dan sedang dilakukan oleh para sukarelawan PMI dari berbagai daerah dan provinsi. Sekadar tambahan informasi, di dalam kegiatan ekonomi kreatif terdapat 15 sub sektor usaha yaitu:

  1. Kerajinan dalam segala aspeknya 
  2. Busana dan seluruh pernak-pernik (asesoris)-nya 
  3. Seni pertunjukan dari beragam sektor dan potensi masyarakat lokal, baik yang tradisional maupun modern. 
  4. Film, Video dan Fotografi 
  5. Desain Grafik 
  6. Musik 
  7. Permainan kreatif 
  8. Layanan Komputer dan Piranti Lunak (IT) 
  9. Arsitektur 
  10. Periklanan 
  11. Kuliner 
  12. Radio dan TV 
  13. Percetakan dan Penerbitan 
  14. Pasar Seni dan Barang Antik 
  15. Riset dan Pengembangan

Dari ke 15 sub sektor ekonomi kreatif ini, kegiatan Karya Bakti untuk Negeri mencakup sedikitnya 8 (delapan) sub sektor yakni : kerajinan, busana, seni pertunjukan, kuliner, periklanan, percetakan dan penerbitan , film-video dan fotografi serta arsitektur baik dalam skala luas maupun sempit.

Banyak potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Kebumen yang termasuk dalam kategori kerajinan. Selain pandan yang memang telah dikenal luas dan punya pangsa pasar khusus, ada kegiatan usaha kerajinan pengolahan limbah industri konveksi kaos dan sejenisnya menjadi beragam produk kesed berorientasi pasar ekspor oleh Mutiara Handycraft yang dikordinasikan oleh Ibu Irma Suryanti, sang pemenang SCTV Award 2012 dan beragam penghargaan baik lokal, nasional maupun internasional. Di samping memberdayakan kaum difable di sekitar Provinsi Jawa Tengah, beliau juga mengangkat derajat para buruh migran dan eks Penyandang Masalah Sosial dari berbagai wilayah. Dalam banyak hal, Mutiara Handycraft dapat dikategorikan sebagai pelaku wirausaha sosial yang cukup sukses. Realitas ini belum banyak diketahui oleh masyarakat luas, khususnya di luar Provinsi Jawa Tengah.

Oleh karena itu, dengan menggandeng Mutiara Handicraft baik di arena Bazar Relawan dan Potensi Kreatif Rakyat maupun dalam ruang Sarasehan Kewirausahaan Sosial yang akan menampilkan satu pelopor bidang ini di tingkat nasional yakni Yayasan Rumah Perubahan Prof. Dr. Rhenald Kasali, kegiatan multi event Karya Bakti untuk Negeri ini akan memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi akan hadir pula sosok Astri Sulastri Thalib dari Satgana Store Bekasi yang akan menggelar produk-produk busana unggulan yang telah dikenal luas di lingkungan PMI, maka kegiatan Bazar Relawan dan Potensi Kreatif Rakyat ini bukan sekadar label tanpa isi.  Sandingan yang cukup unik dari dua perempuan hebat diharapkan menampilkan kekhasan kegiatan yang akan digelar selama 6 hari di halaman depan Kampus STIKes Muhammadiyah Gombong tersebut.

Seni pertunjukan yang sangat mungkin dilakukan di lingkungan yang tenang adalah pentas teater dan parade baca puisi dari beragam komunitas yang ada di Kebumen dan sekitarnya. Demikian pula dengan beberapa potensi seni pertunjukan dari berbagai sekolah atau madrasah dan peguruan tinggi yang aktif melaksanakan kegiatan kepalangmerahan. Pentas seni pertunjukan ini adalah spontanitas. Panitia Pelaksana akan memfasilitasi ruang dan waktu yang sesuai dengan tujuan kegiatan maupun kondisi lingkungan sekitar.

Posted in , , , , , , , , , , | Leave a comment

KARYA BAKTI UNTUK NEGERI - BAGIAN II



Sampai akhir tahun 2013, proses perjalanan #RUUKepalangmerahan masih mengambang. Konsentrasi para pegiat lapangan tertuju pada kejadian bencana di berbagai wilayah. Erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara, banjir di DKI Jakarta, erupsi Gunung Kelud di Jawa Timur dan meningkatnya aktivitas vulkanik beberapa gunung berapi serta berbagai kejadian bencana di Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa menyita sebagian besar titik perhatian sukarelawan PMI sampai triwulan pertama tahun 2014. Setelah proses penanggulangan bencana di atas relatif minimal, awal April dimunculkan kembali rencana Rembug Relawan PMI yang sedianya akan dilaksanakan di Pulau Bali sebagaimana disepakati oleh peserta Rembug di Bantul pada 24 – 26 Mei 2013.

Setelah melalui proses diskusi yang cukup panjang dan berliku, akhirnya disepakati bahwa Kabupaten Kebumen diberikan kesempatan menjadi lokasi Rembug Relawan II mengingat di tahun sama Provinsi Bali akan menjadi tuan rumah untuk beberapa kegiatan PMI berskala nasional.

Atas rencana tersebut, warga KampoengRelawan yang berdomisili di Kabupaten Kebumen coba melakukan pemetaan awal (assesment sederhana). Langkah awal adalah ”menyebar issue positif” seputar tindak lanjut proses diskusi di atas, merekrut para sukarelawan yang se-ide dan menyusun Rencana Pendahuluan. Hasil pemetaan awal, calon lokasi kegiatan yang masih bertajuk ”Rembug Relawan Komunitas Sosial Media Sukarelawan PMI” ada dua pilihan.

SMP Negeri 2 Adimulyo yang selama ini konsisten menyelenggaralan pembinaan sukarelawan remaja, Palang Merah Remaja (PMR) Madya. Hal ini tak lepas dari kegigihan Ibu Herlina, SPd., selaku Pembina selama lebih dari satu dasawarsa. Apalagi saat ini beliau adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, lengkap sudah alasan untuk menjadikan sekolah yang lokasi di sekitarnya merupakan wilayah rawan bencana banjir di Kecamatan Adimulyo. Ditambah dengan adanya Program Sekolah Siaga Bencana (SSB) di sekolah itu yang merupakan kerja sama antara PMI dan Palang Merah Jerman dua tahun lalu.  Maka, tak salah jika SMP Negeri 2 Adimulyo adalah calon kuat lokasi Rembug Relawan II di Kabupaten Kebumen.

Calon lokasi kedua adalah SMA Negeri II Kebumen yang berada di sekitar Kota Kebumen. Kegiatan pembinaan sukarelawan remaja PMI di Pangkalan sekolah ini cukup intensif, akses ke lokasi sangat mudah, punya Gedung Pertemuan yang sangat representatif dan terpenting adalah keberadaan Bapak Widodo, SPd., selaku Pembina serta Ketua Forum Guru Pembina PMR Madya dan Wira se Kabupaten Kebumen. Dengan kondisi tersebut, kami beranggapan bahwa calon lokasi ini tak perlu disurvey.

Proses persiapan terus berjalan. Para sukarelawan yang kebanyakan telah bekerja di berbagai bidang meningkatkan upaya konsolidatif melalui komunikasi dan pendekatan personal. Kemudian muncul nama-nama ”orang lama” diantaranya Iksanudin Maskuri, Adi Suroto, Kuswanto, Agus Ramelan dan Misbahul Munir. Suatu saat, setelah dikenalkan dengan ”orang baru” dari STIKes Muhammadiyah Gombong, Wisnu Darmaji, setelah melakukan beberapa kali pertemuan antar personal, saya diajak oleh Agus Ramelan melihat langsung Invitasi PMR Wira yang diselenggarakan  Kampus STIKes Muhammadiyah Gombong pada Minggu, 18 Mei 2014. Pada kegiatan ini saya dipertemukan dengan Pembina KSR Unit Perguruan Tinggi setempat yang kebetulan ada hubungan keluarga, mas Bambang Udoyo. Kepadanya, saya menceritakan ihwal rencana kedatangan dr. Seno Suharyo dari Surabaya yang akan melakukan survey lokasi dan menguatkan langkah yang telah dilakukan oleh teman-teman di Kebumen dalam rangka menyambut para tamu sukarelawan PMI se Indonesia pada kegiatan yang kemudian diberi nama KARYA BAKTI UNTUK NEGERI. (bersambung)


Survey Lokasi Pertama- Adi Suroto & Ibu Herlina

Lapangan Belakang SMPN 2 Adimulyo

Halaman upacara/ Lapangan Volley/ Baket SMPN 2 Adimulyo

Lingkungan kelas di SMPN2 Adimulyo

Posted in , , , , , , , , , | Leave a comment